Pembantuku Pulang

Baru bisa nulis lagi,kemaren aku pusing liat tingkah laku pembantuku, yang ada cuma nahan sabar aja 😦 Sekarang dia pulang, dan aku juga ga kepengen menahannya, tapi mungkin itu yang kuharapkan selama ini , karena sebenarnya udah dari dulu aku pengen berentiin dia, cuma karena beberapa pertimbangan, ga cuma mikirin diriku sendiri, akhirnya waktu itu aku mutusin bakal pertahanin dia sampai lebaran.

Tapi, aku cuma manusia biasa yang bisa habis juga batas kesabarannya. Menghadapi wanita berumur hampir 60 tahun, yang mungkin teman2 tau sendiri bagaimana perilaku orangtua seusia itu. Dari awal aku memang sudah tidak cocok, tapi karena menghormati mertuaku yang sudah jauh2 nganterin dari jogja aku mengalah. Aku coba mencoba ikhlas , mereda kesal, marah , dan menahan capek selama ini. Tapi sebenarnya aku kasian sama dia dan juga tidak bisa menyalahkan dia, mungkin dia tidak bisa membawa diri karena latar belakang lingkungannya.

Sutralah, aku tidak perlu menceritakan kekurangan dia disini, tidak etis rasanya..cuma aku merasa kasian sama suamiku yang supeer baiik itu:) dialah tempatku berkeluh kesah, pelarianku menumpahkan kekesalanku terhadap pembantuku. Mungkin sampai dia capek mendengar curhatku setiap malam.. thanks honey atas supportmu yang tidak pernah membela atau menyalahkan aku atas keputusanku ini.. kamu hanya ingin agar aku lebih banyak mengambil hikmah dari kejadian ini.

Masalahnya sekarang? aku pasti kerepotan, secara anakku dah ga bisa diam. bagaimana klu aku mau masak, bersih2, kepasar, anakku sama siapa. Mencari pembantu ga segampang itu, apalagi untuk ngasuh anak, harus benar2 sabar. . doain aku ya biar cepat dapat yang baik..

Tapi kabar baiknya..sebentar lagi kami mau ada anggota baru, bukan hamil maksudnya 🙂 memang dari dulu kami berencana mau mengambil anak untuk disekolahkan, sekalian teman untuk anakku dan aku, karena suamiku kadang 2 sering pergi dinas keluar kota. Kebetulan anak saudara ayah dikampung mau ikut saya, anak laki2 namanya Zul ,setau yang kudengar dia anaknya baik dan polos. Masih kecil masih bisa dididik dan dibentuk dengan baik.mau naikkan kelas 2 smp sekarang. mungkin 2 minggu lagi dia kesini. Paling tidak dia bisa bantu2 sedikit, nemenin adek, pergi kewarung dan tentunya nemani kami 🙂

Doain aku ya, biar aku bisa menjalani hari-hariku tetap seperti biasanya, dan semoga aku cepat dapat pengganti yang baru..amin

Mungkin memang semuanya dah diatur ya..aku tidak akan pernah menyangka akan mendadak ditinggal pergi pembantu, tapi disaat itu juga anak saudara ayahku mau menemani kami sekolah disini..

Iklan

12 Responses to “Pembantuku Pulang”


  1. 1 FaNZ Juni 21, 2008 pukul 3:17 pm

    waaaa tyuz skrg uni repot dunk??
    mw dibantuin?

  2. 2 helidda Juni 21, 2008 pukul 3:41 pm

    boleh fanz, daftar aja, masukin CV nya lewat email aja yach.. 😆

  3. 3 Riyogarta Juni 21, 2008 pukul 7:01 pm

    Seandainya para pembantu juga ngeblog … pasti langsung ada yang ngelamar nih lewat komennya 🙂

  4. 4 ubadbmarko Juni 21, 2008 pukul 7:57 pm

    Pembantunya jangan yang gapnet, biar bisa bantu ngeblog.

  5. 5 zoel chaniago Juni 21, 2008 pukul 10:08 pm

    heheheh kacian 😆 masak sendiri, nyuci sendiri kaya lagu dangdut

  6. 6 achoey sang khilaf Juni 22, 2008 pukul 1:37 pm

    wah jadi bebas ngurus rumah donk mbak 🙂

  7. 7 Rita Juni 22, 2008 pukul 6:37 pm

    Kalo dinikmati insyaAllah brasa ringan…:D

  8. 8 helidda Juni 23, 2008 pukul 11:13 am

    @ riyogarta,he..he bisa2 pembantu lebih pintar daripada majikannya, salam kenal ya makasih dah mampir

    @ubadmarko,kalau pembantunya melek teknologi, berapa gajinya mas 🙂

    @ zoel,he..he iya zoel , mau bantu?

    @achoey, ngurus rumah sih bebas, tapi gak bisa bebas ngapa2in, sikecil kan ga bisa diam , jd seharian ngurusin dia aja 🙂

    @ Rita, iya mbak,insaAllah..makasih dah mampir 🙂

  9. 9 milassalmi Juni 23, 2008 pukul 12:25 pm

    Uhui….ruueeeeepppoooooooot…..! nggak ada pembantu! nggak bisa ngurus suami dengan maximal, he…he…. kalau aku 60 mungkin merepotkan ya! may be! may be Yes! may be Not!. Mudah-mudahan cepet dapat yang baru, yang enerjik.

  10. 10 helidda Juni 23, 2008 pukul 2:50 pm

    @milassalmi, yup betul pak untuk sementara suami nomor dua duluu he..he biasanya juga gitu sejak punya anak 🙂 cuma bedanya suami juga ikut turun tangan ngasuh 🙂

  11. 11 Catra Juni 26, 2008 pukul 6:42 am

    wahhh ga ada lagi donk tempe yang bisa ngalahin tempe buatan mbak. jadi tempe mbak yang jadi nomor 1 di rumah. hehehehe :mrgreen:


  1. 1 Weekend Without Wembantu « T h e H e r m a w a n o v Lacak balik pada Juni 22, 2008 pukul 10:13 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Tentang


Helidda, mamanya si Diantha yang mencoba berbagi cerita di ranah blogosphere setelah positif tertular virus blog dari suami.
Kelahiran Palembang namun terdampar di Padang sejak 2006 setelah sebelumnya mengelana di Jogja sejak lulus dari SMA.
...and here I am, just try to
Blog my life
...

Mood Hari Ini

My Unkymood Punkymood (Unkymoods)

Status YM

Telah Berkunjung

  • 4,264 tamu

Sedang Bertamu

website stats pengunjung

Afiliasi

RSS Info Kesehatan

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: